Iklan

Etika Pelayanan Dipertanyakan: Oknum Satpam RSUD Latemmamala Diduga Bersikap Kasar

Jumat, 23 Januari 2026, Januari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T08:30:23Z

Soppeng Cobra Investigasi — Pelayanan di RSUD Latemmamala Soppeng kembali menjadi sorotan usai muncul laporan dugaan tindakan kasar yang dilakukan seorang oknum petugas keamanan terhadap keluarga pasien. Kejadian ini dialami Penasehat Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng, H. Darwis (H. Dai), saat membesuk cucunya yang baru lahir pada Jumat, 22 Januari 2026.

Insiden tersebut terjadi di ruang perawatan kebidanan lantai II. Saat H. Darwis bersama sang istri baru beberapa menit berada di area rumah sakit, seorang satpam berinisial PD disebut tiba-tiba menegur dengan nada tinggi.
Menurut penuturannya, oknum satpam tersebut berkata dengan nada membentak:
“Jangan lama keluar, ini rumah sakit, saya petugas.”

Ucapan tersebut dinilai tidak pantas dan mencoreng etika pelayanan publik.
“Kami datang sebagai keluarga pasien, bukan untuk membuat keributan. Cara berbicara seperti itu tidak layak di lingkungan pelayanan publik,” tegas H. Darwis.

Perlakuan tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam. Ia menilai, rumah sakit semestinya menjadi tempat yang memberikan rasa aman, empati, dan kenyamanan bagi pasien maupun keluarganya, bukan malah membuat mereka merasa terintimidasi. LPKN Turut Menyesalkan, Minta RS Lakukan Pembenahan

Ketua LSM LPKN (Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara), Alfred Surya Putra Panduu, juga angkat bicara dan menyesalkan insiden tersebut. Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas publik harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan humanis.

“Ini bukan sekadar soal bicara keras, tapi menyangkut etika pelayanan publik. Petugas keamanan seharusnya menjadi garda terdepan memberikan kenyamanan, bukan justru membuat masyarakat merasa terintimidasi,” tegas Alfred.
Ia menilai, jika benar terjadi, kejadian ini menunjukkan adanya kelemahan manajemen dalam pembinaan dan pengawasan internal di RSUD Latemmamala.

“Kami di LPKN meminta manajemen RS untuk segera melakukan pemeriksaan, memberikan sanksi proporsional, dan memperbaiki SOP pelayanan. Jangan tunggu sampai masalah kecil menjadi kebiasaan buruk yang merusak kualitas layanan,” ujarnya.

LPKN juga memastikan akan memantau tindak lanjut kasus ini demi memastikan pelayanan publik di Soppeng berjalan sesuai aturan dan mengedepankan penghormatan terhadap masyarakat.

“Pelayanan kesehatan adalah hak masyarakat. Tidak boleh ada arogansi, apalagi dari petugas yang digaji untuk melayani,” tutup Alfred.
Masih Menunggu Klarifikasi dari RS
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen RSUD Latemmamala maupun oknum satpam yang bersangkutan terkait dugaan tindakan arogan tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait komitmen rumah sakit dalam menjaga standar pelayanan, etika petugas, dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

(Taufiq)
Komentar

Tampilkan

  • Etika Pelayanan Dipertanyakan: Oknum Satpam RSUD Latemmamala Diduga Bersikap Kasar
  • 0

Terkini

Iklan