Iklan

Jembatan Sungai Leworeng Disorot: Publik Ingatkan, Infrastruktur Bukan Pajangan Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026, Mei 24, 2026 WIB Last Updated 2026-05-24T04:55:00Z

 


LEWORENG, SOPPENG — cobrainvetigasi.my.id  Sorotan masyarakat terhadap kondisi Jembatan Sungai Leworeng kembali menguat setelah banjir beberapa waktu lalu menyisakan tumpukan sampah di aliran sungai. Namun perhatian publik ternyata tidak berhenti pada persoalan sampah semata. Warga kini mulai mempertanyakan kondisi fisik dan kualitas konstruksi jembatan yang dinilai menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.


Pantauan warga pada Minggu (24/5/2026) memperlihatkan bagian tengah jembatan yang oleh sebagian masyarakat dianggap tampak “makkompe” atau terlihat menurun. Meski belum ada penjelasan teknis resmi dari pihak terkait, foto dan kondisi visual di lapangan mulai memancing diskusi luas di tengah publik.


Bagi warga, persoalan ini bukan lagi sekadar tentang tampilan bangunan. Mereka menilai infrastruktur publik harus mampu menjawab rasa aman masyarakat, bukan hanya terlihat baik saat peresmian dan dokumentasi proyek berlangsung.


“Kalau memang aman, jelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Jangan biarkan publik menebak-nebak sendiri,” ungkap salah satu warga yang ikut menyoroti kondisi tersebut.


Masyarakat menilai pemerintah maupun pihak pelaksana proyek seharusnya segera turun melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kondisi konstruksi benar-benar sesuai standar. Sebab menurut mereka, diamnya pihak terkait justru berpotensi melahirkan spekulasi yang semakin liar.


Sorotan publik juga muncul karena masyarakat merasa pola yang selama ini terjadi selalu sama: saat warga bertanya, tidak ada penjelasan; namun ketika isu mulai ramai dan menjadi perhatian luas, barulah ada pergerakan.


Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa pengawasan terhadap proyek infrastruktur hanya aktif pada tahap seremonial dan administrasi, sementara evaluasi pasca pengerjaan sering kali dianggap selesai begitu proyek diresmikan.


Padahal menurut warga, jembatan bukan sekadar simbol pembangunan yang difoto saat peresmian. Infrastruktur adalah fasilitas publik yang digunakan setiap hari dan menyangkut keselamatan masyarakat secara langsung.


Warga pun mendesak agar instansi teknis terkait segera melakukan:


Peninjauan langsung di lokasi


Pemeriksaan ulang konstruksi


Klarifikasi terbuka kepada publik


Penyampaian hasil evaluasi secara transparan



Masyarakat menegaskan, apabila kondisi jembatan memang aman dan sesuai standar, maka hal itu harus dijelaskan dengan data dan hasil pemeriksaan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun jika ditemukan adanya kekurangan atau potensi masalah, maka langkah perbaikan harus segera dilakukan sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar.


“Publik tidak sedang mencari sensasi. Yang masyarakat inginkan hanya kepastian dan keterbukaan,” tegas warga lainnya.


Kini Sungai Leworeng kembali menjadi perhatian. Bukan hanya karena aliran air dan bekas banjir yang melintas di bawah jembatan, tetapi karena satu foto yang membuat banyak mata berhenti sejenak dan mulai mempertanyakan: apakah pengawasan proyek benar-benar berjalan sampai akhir, atau berhenti saat pita peresmian dipotong?


( Taufiq )

Komentar

Tampilkan

  • Jembatan Sungai Leworeng Disorot: Publik Ingatkan, Infrastruktur Bukan Pajangan Seremonial
  • 0

Terkini

Iklan