SOPPENG — cobrainvestigasi.my.id Di balik megahnya peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Soppeng, tersimpan praktik lancung yang mencederai hak-hak anak.
Investigasi awal mengindikasikan adanya intervensi mendalam dari seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Soppeng inisial R dalam proyek pengadaan dan pengelolaan anggaran dapur MBG.
Anggaran yang seharusnya mengalir penuh untuk penyediaan makanan sehat bagi generasi penerus, disinyalir mengalami "kebocoran" sistematis demi keuntungan pribadi sang legislator.
Informasi yang dihimpun dari sumber tepercaya menyebutkan bahwa legislator inisial R ini diduga kuat mengendalikan proyek dapur umum MBG melalui pihak ketiga atau vendor yang terafiliasi langsung dengan dirinya.
Keterlibatan aktif oknum dewan ini memicu tudingan adanya konflik kepentingan (conflict of interest) yang mencederai fungsi pengawasan legislatif.
Kondisi ini memicu kekhawatiran dari berbagai aktivis di Soppeng.Ketua LSM Lidik , Gasali Makkaraka, menilai, jika anggaran dapur operasional tersebut terus "digerogoti", mutu dan kualitas gizi makanan yang disajikan kepada para siswa dipastikan akan merosot tajam.
"Program yang dicanangkan untuk menekan angka stunting ini pun terancam gagal mencapai target akibat keserakahan oknum pejabat," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kamis (27/5),tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada anggota DPRD inisial R terkait tudingan miring yang mengarah kepada dirinya.
Konfirmasi juga akan dilakukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Soppeng serta dinas terkait demi klarifikasi berimbang.
( Taufiq )
